Text
PENETAPAN PRIORITAS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS MELINTANG DENGAN METODE IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS
Penetapan Prioritas Peningkatan Kualitas Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Melintang dengan Metode Importance-Performance Analysis.
Edwin Saputra
214840115
Program Studi Farmasi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang
ABSTRAK
Latar Belakang: Kualitas pelayanan merupakan hal yang wajib dipenuhi suatu organisasi agar tetap bertahan dan mendapatkan kepercayaan pelanggan. Terdapat kendala pada bagian farmasi Puskesmas Melintang, yaitu resep elektronik dari bagian pelayanan yang terkadang tidak tersampaikan dan keterbatasan petugas yang dikhawatirkan berdampak pada kualitas pelayanan kefarmasian yang diberikan. Peningkatkan kualitas pelayanan dapat dilakukan dengan merumuskan skala prioritas peningkatan dengan metode Importance-Performance Analysis (IPA).
Tujuan: Menetapkan prioritas peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian di Puskesmas Melintang dengan menggunakan metode IPA.
Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada 127 responden dengan accidental sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner 5 dimensi SERVQUAL yang berisi kepentingan dan kinerja yang dianalisis menggunakan metode IPA dalam bentuk Diagram Kartesius.
Hasil: Sebanyak 22 atribut pelayanan kefarmasian terdistribusikan dalam Diagram Kartesius yaitu 2 atribut Prioritas Utama (Kuadran I), 12 atribut Pertahankan Prestasi (Kuadran II), 6 atribut Prioritas Rendah (Kuadran III), dan 2 atribut Kemungkinan Berlebihan (Kuadran IV).
Kesimpulan: Prioritas peningkatan kualitas pelayanan kefarmasian Puskesmas Melintang adalah ketanggapan petugas farmasi menyampaikan efek samping obat dan kelengkapan ketersediaan obat di ruang farmasi.
Kata Kunci: Diagram Kartesius, Importance-Performance Analysis, Kuadran I,
SERVQUAL
Tidak tersedia versi lain